Langsung ke konten utama

Jurnal Harian (Apel Pagi dan Agenda)

Mengikuti Apel Pagi

Diselenggarakan pada pukul 07.30 WIB bertempat di Halapan Apel Pemerintah Kota Sukabumi. Sebetulnya baru pertama kali sejak bulan November 2018 bekerja di Pemerintah Kota Sukabumi, saya mengikuti acara apel pagi. Tidak jauh berbeda dengan apel-apel di lembaga lain tempat saya bekerja seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi dan Lembaga Pendidikan MTs Riyadlul Jannah. Kegiatan ini memiliki dampak positif baik secara individu atau kelembagaan (kolektif).

Hal yang dapat saya temukan dari kegiatan apel pagi ini antara lain lebih mengenal teman-teman baru, bercengkerama dengan orang-orang yang telah laman saya kenal dan bekerja di Pemkot Sukabumi. Pada dasarnya, manusia sebagai mahluk sosial memang dituntut untuk melakukan tindakan sosial seperti komunikasi. Saya sendiri sebetulnya tidak terlalu konsern dengan banyak berbual-bual dan melakukan komunikasi verbal. Dari pengalaman yang telah saya catat, komunikasi verbal manusia secara umum tokh masih lebih banyak membicarakan hal itu-itu juga. Ya, persis.. Karena memang seperti itulah tabiat dan hasrat manusia selalu menyukai topik-topik umum.

Dapat saya sederhanakan, apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi sebagai 'ajang' menjalin silaturahmi.

Updating Blog Wakil Wali Kota Sukabumi

Setelah mengikuti apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, saya melakukan updating blog Kang Andri Hamami, https://andrihamami.tk tentang fluktuasi dan perkembangan harga-harga sembako yang dipasarkan di Kota Sukabumi. Laporan perkembangan harga kebutuhan dan barang strategis dari Dinas Kopdagrin minggu ketiga Bulan Januari 2019 tidak mengalami kenaikan dan penurutan harga (stabil) jika dibandingkan dengan laporan pada minggu kedua bulan yang sama.

Laporan perkembangan harga-harga kebutuhan pokok dan barang strategis lainnya selalu saya perbaharui di laman: https://www.andrihamami.tk/p/harga-kebutuhan-p.html sejak saya mulai bekerja di Pemerintah Kota Sukabumi.


Editing Website Agenda Kegiatan Pemerintah Kota Sukabumi

Dari beberapa kali obrolan dengan Kang Punjul selaku Kabag Humas dan Protokol Kota Sukabumi, agenda atau jadwal kegiatan Pemerintah Kota Sukabumi memang harus benar-benar terstruktur mulai dari Dinas, OPD, dan lembaga lainnya yang mengusulkan kegiatan hingga muaranya di bagian Humas dan Protokol Kota Sukabumi. Input agenda kegiatan yang saya buat meskipun masih terbilang sederhana dikembangkan secara online (nantinya), setiap Dinas, OPD, Badan, dan lembaga lainnya dapat mengisi formulir melalui proses login/masuk dulu ke halaman utama website agenda.

Sebetulnya telah banyak aplikasi yang dapat dimanfaatkan secara gratis dan berbayar, misalnya untuk membuat agenda atau jadwal kegiatan google calendar merupakan aplikasi yang dapat digunakan secara bersama-sama karena bersifar terbuka.  Hanya saja, menggunakan aplikasi milik google yang saya pikir sudah tidak perlu lagi diperdebatkan keakuratan dan desainnya perlu diimbangi juga dengan desain-desain sendiri dengan memanfaatkan server yang sudah dimiliki oleh Pemerintah Kota Sukabumi.

Pengejaan website agenda ini telah saya kerjakan sejak dua minggu lalu. Sangat sederhana, laman-laman dalam website tersebut hanya terdiri dari beberapa menu, antara lain; laman utama (Beranda), laman login, laman input jadwal, laman lihat jadwal, laman pesan global, dan proses-proses delete/hapus serta edit/pembaharuan agenda-agenda masuk oleh admin. Website agenda ini berfungsi sebagai kontrol terhadap kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan agar tidak terjadi tumpang tindih dan pimpinan baik Wali Kota atau Wakil Wali Kota dapat melihat dan menganalisa terlebih dahulu jadwal kegiatan mana yang akan dihadiri, diperbaharui, atau diundur waktu pelaksanannya jika jadwal tersebut bersamaan dengan agenda kedinasan di tingkat Provinsi atau Pusat yang harus melibatkan Wali Kota atau Wakil Wali Kota Sukabumi.

Hari ini saya telah menghubungi Kang Gian - salah seorang pegawai di Dinas Komimfo Kota Sukabumi - melalui layanan Whatapps Messengger untuk membicarakan pembuatan database dan sub-domain website agenda ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Buku: Islam Pascakolonial

Resume Buku: Kyai dan Perubahan Sosial

Buku karya Hiroko Horikoshi berjudul Kyai dan Perubahan Sosial membahas tentang kyai dan ulama di Perdesaan Jawa Barat, Indonesia. Kyai dan ulama adalah gelar ahli agama Islam. Lokus penelitian dilakukan oleh Horikoshi di Kampung Cipari, Garut. Hal penting yang diinginkan dalam penelitiannya tersebut adalah menjawab sebuah persoalan penting yang sering diperdebatkan selama beberapa tahun tentang peran kyai dalam perubahan sosial. Geertz pernah menyoal antara kyai, santri, dan abangan, namun dalam karya Geertz tersebut masih ada kontradiksi pernyataan, tidak tegas, sering muncul pertentangan satu sama lain. Satu sisi Geertz menyebutkan kyai sebagai pemantik ‘kebebasan berusaha’, namun pada sisi lain ia menyebutkan kyai sebagai pemantik bagi masyarakat dalam pengejaran kehidupan di akhirat nanti, hanya bergumul pada persoalan pahala dan dosa saja.[1]




[1] Zamakhsarie Dhofier. 1982. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES. Hal 5.

Syarat Izin Operasional Padepokan

PEMERINTAH KOTA SUKABUMI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jl. Pelabuan II Km.5 Telp (0266) 221766 Sukabumi

PERSYARATAN IZIN OPERASIONAL SANGGAR/LINGKUNG SENI/ PADEPOKAN SENI
A.PERSYARATAN
1.Membuat Surat Permohonan Izin Operasional SK/Sanggar/Lingkung Seni/Padepokan 2.Melengkapi Administrasi a.Photo Copy KTP pemilik/pimpinan organisasi. b.Pas Photo 3x4 (2 lembar). c.Membuat Surat Permohonan Izin Sanggar/Lingkung Seni/Padepokan. 3.Kelengkapan Database a.Sanggar : -Harus ada murisd yang terdata. -Profil/ Daftar Struktur Organisasi sanggar. -Sudah berjalan satu tahun dengan melampirkan Buku Induk Peserta kursus sanggar. b.Lingkung Seni : -Profil/ Daftar Struktur Organisasi Lingkung Seni. -Sudah berjalan satu tahun dengan melampirkan  bukti kegiatan Lingkung Seni. c.Padepokan :

Kang Warsa - 2014