Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

Seratus Hari Kerja

SERATUS HARI KERJA  Oleh Kang Warsa

Diyakini atau tidak, istilah program 100 (seratus) hari kerja mencuat pascareformasi saat penyelenggaraan Pemilihan Presiden hingga Pemilihan Kepala Daerah dilakukan secara langsung oleh pemilih. Hal ini merupakan dua sisi mata uang, bagi para calon presiden dan kepala daerah merupakan janji-janji politik selama tahapan sosialisasi dan kampanye dan bagi pemilih merupakan harapan bahwa program seratus hari kerja presiden atau kepala daerah dapat menuntaskan permasalahan krusial yang dihadapi oleh sebuah negara, provinsi, kota, dan kabupaten.
Dapat disebutkan melalui jejak digital dan media yang pernah mempublikasikan pemberitaan yang menyoal seratus hari kerja presiden dan para kepala daerah terpilih benar-benar dipenuhi oleh program-program signifikan dan seperti telah menghipnotis siapapun. Secara politis, pendekatan lahirnya istilah seratus hari kerja merupakan sinyal bagi kelompok oposisi untuk membuat "statement sikap" meragukan kepemimpi…

Kang Warsa - 2014