Langsung ke konten utama

Pancasila Falsafah Final

Tidak dapat dikatakan "lebay" atau berlebihan jika saya menyebutkan bahwa Pancasila merupakan sebuah falsafah final bagi bangsa ini. Mengapa? Sejak era Nusantara, nilai-nilainya telah dipegang kuat oleh para leluhur negeri ini. 

Hal senada pernah ditulis oleh Ahmad Syafi'i Ma'arif, sebenarnya bangsa Indonesia -Kita- sudah tidak harus memperdebatkan lagi hubungan antara Islam dan Pancasila, karena falsafah yang telah sejak lama dipegang oleh bangsa ini merupakan saripati dari nilai dan ajaran Islam.

Para negarawan dan kaum agamawan yang begitu konsern terhadap penerapan dan pengamalan Pancasila tidak  bermaksud bahwa Pancasila lebih suci dari agama apa dan manapun. Perekat dan pengikat eksistensi agama-agama di negara ini justru telah dibuktikan ketika Pancasila menjadi fondasi dan dasar negara.

Gus Dur atau KH. Abdurrahman Wahid begitu gigih memperjuangkan dan mendakwahkan agar Pancasila tidak dilukai dengan kepentingan sektarian meskipun dengan mengatasnamakan penegakkan syariat Islam, hal ini berdasar pada kaidah-kaidah yang ada di dalam ajaran Islam itu sendiri. Menghindari keburukan lebih baik daripada mengambil kebaikan.

Dua tokoh bangsa di atas, Gus Dur dan Buya Syafi'i telah benar-benar mengkampanyekan kepada generasi kita pentingnya menjaga keutuhan negara dari sekadar meruntuhkan nilai-nilai yang telah dipegang selama ratusan bahkan bisa saja ribuan tahun oleh masyarakat Nusantara.

Kang Warsa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarat Izin Operasional Padepokan

PEMERINTAH KOTA SUKABUMI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jl. Pelabuan II Km.5 Telp (0266) 221766 Sukabumi

PERSYARATAN IZIN OPERASIONAL SANGGAR/LINGKUNG SENI/ PADEPOKAN SENI
A.PERSYARATAN
1.Membuat Surat Permohonan Izin Operasional SK/Sanggar/Lingkung Seni/Padepokan 2.Melengkapi Administrasi a.Photo Copy KTP pemilik/pimpinan organisasi. b.Pas Photo 3x4 (2 lembar). c.Membuat Surat Permohonan Izin Sanggar/Lingkung Seni/Padepokan. 3.Kelengkapan Database a.Sanggar : -Harus ada murisd yang terdata. -Profil/ Daftar Struktur Organisasi sanggar. -Sudah berjalan satu tahun dengan melampirkan Buku Induk Peserta kursus sanggar. b.Lingkung Seni : -Profil/ Daftar Struktur Organisasi Lingkung Seni. -Sudah berjalan satu tahun dengan melampirkan  bukti kegiatan Lingkung Seni. c.Padepokan :

Review Buku: Islam Pascakolonial

Resume Buku: Kyai dan Perubahan Sosial

Buku karya Hiroko Horikoshi berjudul Kyai dan Perubahan Sosial membahas tentang kyai dan ulama di Perdesaan Jawa Barat, Indonesia. Kyai dan ulama adalah gelar ahli agama Islam. Lokus penelitian dilakukan oleh Horikoshi di Kampung Cipari, Garut. Hal penting yang diinginkan dalam penelitiannya tersebut adalah menjawab sebuah persoalan penting yang sering diperdebatkan selama beberapa tahun tentang peran kyai dalam perubahan sosial. Geertz pernah menyoal antara kyai, santri, dan abangan, namun dalam karya Geertz tersebut masih ada kontradiksi pernyataan, tidak tegas, sering muncul pertentangan satu sama lain. Satu sisi Geertz menyebutkan kyai sebagai pemantik ‘kebebasan berusaha’, namun pada sisi lain ia menyebutkan kyai sebagai pemantik bagi masyarakat dalam pengejaran kehidupan di akhirat nanti, hanya bergumul pada persoalan pahala dan dosa saja.[1]




[1] Zamakhsarie Dhofier. 1982. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES. Hal 5.

Kang Warsa - 2014