Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Cerpen: Lembah Qin

Kita berdua senasib dan serupa penderitaan Ku rasakan apa yang kau rasa  Tiada  berbeda Di saat itu hujan mulai mereda  Cuaca  terang Tetesan hujan ku usap lengan di pipimu (Lagu 4Nada)

Sepanjang jalan menuju Lembah itu, rerumputan musim panas mengering. Debu-debu menempel, membungkus dedaunan. Pohon-pohon meranggas. Belukar mengering , ada abu hitam, sepuluh meter persegi lebih belukar itu telah terbakar. Berbeda dengan musim dingin, jalan tanah itu tidak dipenuhi oleh bekas-bekas telapak kaki orang-orang dan kuda-kuda. Dengan mudah, bekas telapak kaki orang-orang dan kuda-kuda itu tertutup kembali oleh debu yang diterbangkan angin. Angin musim panas sering bertiup kencang dari arah Timur, bukan hanya menerbangkan debu-debu, juga telah membunuh beberapa tanaman para petani sepanjang Lembah itu. Angin musim panas ini sering bertiup pada waktu-waktu yang telah pasti, pagi ketika matahari telah berada tiga tombak dari ufuk timur, siang ketika matahari telah condong satu tombak ke arah Barat, d…

Manusia Pertama (Bagian 1)

Tidak ada yang tahu, masyarakat berperadaban mana yang pertama kali menjadi penghuni planet Bumi ini? Ketertataan semesta, kekompleks-annya, terstrukturnya, dan entah berapa besar volumenya menjadi bukti jika semesta merupakan satu rancangan dahsyat.

Ilmu sosial baru menyentuh dan menebak-nebak, peradaban manusia pertama lahir pada masa gelombang pertama; aksara mulai dikenal, partikularisasi dalam kehidupan, hingga ditemukannya roda. Masa sebelumnya adalah zaman pra-sejarah, masa batu besar, tua, tengah, dan muda. Dari berita ini bisa disimpulkan, sejak beberapa puluh atau ratus ribu tahun lalu masyarakat berperadaban telah menyebar di penjuru dunia. Tetap saja, tidak ada yang pernah tahu, dimana masyarakat berperadaban pertama tinggal?

Masyarakat di wilayah Mesopotamia mulai menyajikan jawaban sederhana terhadap pertanyaan ini. Masyarakat Khaldea melalui Epos Gilgamesh menyuguhkan sajian jawaban berbanding lurus dengan cerita tradisi Hebrew (Israiliyyat), konklusinya, tiga peradaban…

Cerbung: Distorsi 3

Kalian mengira, karena pandangan-pandanganku ada beberapa perbedaan dengan kalian, jika aku ini termasuk orang yang berusaha melecehkan keyakinan yang selama ini dianut oleh sebagian besar manusia? Tidak demikian, aku hanya berusaha keluar dari kotak itu, saat aku berada di luar kotak, aku menjadi lebih bisa melihat secara keseluruhan kota-kotak yang berserakan di sekitarku, pandanganku menjadi lebih obyektif melihat bagian luar, bentuk, warna, dan ukuran kotak-kotak tersebut.

Aku tidak merasa takut disebut manusia paling benar, yang selalu aku takutkan adalah menunjuk diriku lah manusia yang merasa paling benar di dunia ini. Aku juga tidak memandang keyakinan-keyakinan yang kalian anut, kalian ributkan, kalian perdebatkan, dan kalian tasbihkan kebenarannya sebagai hal yang salah, tidak begitu. Tidak ada yang salah, jika sudut pandang atau persepsi yang kalian gunakan. Persoalan ada pada posisi, jarak, dan ketajaman mata kita saja.

Aku menjunjung tinggi perbedaan yang ada dalam kehi…

Cerbung: Distorsi 2

Aku sangat menyukai bahkan lebih cenderung kepada mencintai musik classic, seperti saat menuliskan cerita hidupku ini, aku sedang mendengarkan Canon in D Major Pachelbel. Dulu, saat masih duduk di bangku sekolah dasar , aku membaca sebuah majalah di rumah paman, dalam majalah tersebut , pada rubrik feature mengulas tuntas Chopin, seorang bahkan aku sebut raja pianis dari Prancis. Terus terang, aku tidak mengerti sama sekali tentang hal tersebut, tapi ada semacam romantisme bagaimana jika aku bisa memainkan Nocturno? Hal yang sangat tidak mungkin, sebab aku dilahirkan bukan dari keluarga pemusik, mereka hanya penikmat musik pop dan dangdut saja, tidak lebih dari itu. Di rumahku , tidak memiliki alat-alat musik entah itu tradisional maupun modern. Orang yang memiliki alat musik - seperti gitar saja - masih dikatakan  sangat jarang di kampungku waktu itu. Saat membaca halaman per halaman tentang Chopin , muncul rasa penasaran, aku menanyakan apa itu zaman Romantisme kepada guru di sekola…

Anak Kecil yang Menunggu di Bawah Pohon Kersen

Di bawah pohon kersen, Rana masih menunggu mama, sejak pulang sekolah sampai sore. Seragam putih merah masih melekat di tubuh mungilnya. matahari menyinari pelataran Bumi Tuhan dengan cahaya kuning. Bayangan kelam pohon kersen meneduhkan si kecil. Lalu-lalang kendaraan yang mengepulkan asap pekat bukan persoalan bagi Rana. Debu menderu terpingkal menerjang, bukan masalah baginya untuk tetap setia menunggu. sampai mama pulang…

Hangat cuaca. Semilir angin. Dedaunan kuning kering yang berjatuhan ibarat salju berguguran di musim dingin. Orang-orang berhamburan meramaikan pinggir jalan. Aroma parfum wangi-wangi beraneka. Ada karnaval di alun-alun kota yang terletak di seberang jalan. Sebentar lagi parade orang-orang dengan kostum warna-warni akan menyesakkan jalanan. Rana… sama sekali tidak tertarik dengan semua itu, padahal anak-anak seusianya ramai berduyun dituntun oleh orang tua mereka menyesaki alun-alun kota. Namun Rana masih setia menanti , sampai mama pulang.

Setiap hari. segala se…

Cerbung: Distorsi

Ini hidupku, kalian mengira hidupku bahagia? Memiliki pekerjaan enak, menerima gaji bulanan yang cukup, bukan untuk diri sendiri saja juga bisa dibagi dan dinikmati oleh orang-orang dekatku? Kalian akan menyangka, lelaki sepertiku akan dengan mudah diterima bekerja di perusahaan apa pun, teman-temanku pun berpikiran sama, mereka melihat dengan cermat masa laluku seperti apa. Di antara kalian, entah perempuan ataupun lelaki banyak yang memiliki anggapan, orang sepertiku dengan sebutan pintar, cerdas, atau apa pun yang sering berhubungan dengan persoalan-persoalan otak, IQ, kecerdasan, atau apa saja, kalian bisa menyebutnya.

Soal cinta? Ya, masalah itu sering menjadi hantu bagiku. Aku seperti kalian, manusia normal dan wajar, menyukai wanita berparas cantik, bersikap jujur, dan apalagi jika wanita itu mewangi semerbak parfum pada tubuhnya. Ya, benar.. sangat wajar. Setiap lelaki menyukai kecantikan, begitu pula sebaliknya seorang perempuan. Meskipun, ukuran kecantikan bukan sebatas pad…

Easter, Ibrahim, dan Ketidaktahuanku

Easter/Ishtar atau biasa disebut Astarte merupakan Dewi Bulan-Bintang, melambangkan dewi kesuburan, sesembahan masyarakat sepanjang Babilonia hingga Ur. Perjalanan spiritual Ibrahim sebagaimana diceritakan dalam berita prophetik berlangsung selama ±80 tahun. Ibrahim atau dalam tradisi biblikal biasa dinamai Abraham melakukan perjalanan dari Babilonia sampai ke Ur, jika merunut pada sejarah biblikal dan tradisi folklor Hebrew, penganut monotheisme ini tidak pernah mengunjungi kota Haran (Mekkah sekarang).Kenapa masyarakat di daerah Mesopotamia tersebut menyembah dewi Kesuburan, Ishtar? Ada beberapa alasan, dalam masyarakat gurun, bulan merupakan benda angkasa yang ditunggu-tunggu ketika malam gelap. Pola hidup nomaden masyarakat gurun yang telah terbiasa melakukan perjalanan atau perpindahan tempat pada malam hari sangat membutuhkan alat penerang dan penunjuk arah mata angin. Bulan dan gemintang dijadikan pedoman, sebagai penunjuk, bentuk terima kasih mereka kepada dua benda angkasa te…

Tahun Baru 1437 Hijriyyah

Memaknai sebuah perhelatan tidak serta merta bisa langsung ditangkap dengan mata telanjang, permukaannya saja, atau bungkusnya. Di tahun baru Masehi orang sudah tentu akan ramai merayakannya dengan tiupan terompet, pawai kendaraan, pergi ke tempat wisata, atau menyulut mercon. Beberapa kelompok akan mengecap itu perbuatan aneh, menghamburkan biaya, dan bertentangan dengan keyakinan atau idealisme kesederhanaan. Ya, jika kacamata kita dalam memandang sesuatu tidak menyentuh substansi akan seperti itu.
Bagi Muslim, merayakan tahun baru sudah tentu tidak diajarkan oleh Rasulullah. Namun substansi dari pergantian Tahun apalagi berhubungan dengan Tahun Baru Islam harus benar-benar dicermati dengan sikap bijaksana. Mengapa? di kampung-kampung orang merayakan dan meyambut tahun baru Hijriyah dengan kenduri, shalawatan, membaca barjanzi? Bid’ahkah itu? Saya pikir bukan. Ini merupakan fenomena budaya yang terinfiltrasi oleh nilai-nilai religi. Para pencela terhadap hal-hal baru dan mengatakan …

Dialog Sejarah Budaya Lokal

Dalam penyelenggaraan acara Dialog Sejarah Budaya sebagai salah satu bentuk sosialisasi budaya lokal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi dalam pandangan saya baru membuat pintu masuk saja terhadap dialog-dialog sejarah budaya di masa yang akan datang dan lebih komprehensif. Meskipun pada penyelenggaraan setiap kegiatan sering lebih terlihat "acara berbasis proyek", mau tidak mau penyelenggaraan apa pun, apalagi dalam acara-acara yang mengulas persoalan budaya harus memerhatikan aspek keberlanjutan.

Memang, sebagai manusia berbudaya, kita tidak akan pernah habis dalam mewacanakan hingga men-dialog-kan persoalan budaya. Pasca reformasi, setelah orde baru dengan kebijakan-kebijakan sentralistiknya memasukkan setiap budaya dari berbagai etnis dan daerah ke dalam skup budaya nasional, ada semacam kebangkitan baru, semangat dari berbagai daerah untuk menggali hingga membumikan kembali budaya yang mewarnai kehidupan di daerah-daerah. Tentu saja dengan cara dan pandangan b…

Tafsir Kahirupan

Kitab suci umat sejen mah geus lain wahyu deui, bisa disebut semi 'samawi' malah geus kasebut semu 'samawi'. Wahyu-na aya keneh, ngan geus loba ayat anu diropea, digulak-gilek, diganti, jeung aya oge anu dipupus ku anu nulisna. Kira-kira kitu pamikiran kuring ti mimiti umur sawawa nepi ka sababaraha taun ka tukang. Katambah ku lingkungan dimana kuring hirup dijejelkeun hal saperti; anu masih kajaga jeung estu murni mah nyaeta kitab suci agama anu diagem ku urang. Kuring- oge saha bae- tangtu sapamadegan jeung naon anu katarima nepi ka danget ieu.

Moal aya beresna ngaguar pasoalan samodel kieu, da nalika ku kuring ditanya ka sababaraha jalma anu miboga kayakinan anu beda-beda, kabeh boga pamadegan anu sarua, kitab suci agama kuring oge masih kajaga jeung estuning wahyu murni ti Anu Maha Kawasa, euweuh jalma anu kumawani ngarobah jeung ngagunasika kana tiap ayat jeung pasal anu aya dina eta kitab.

Kucara mikir basajan oge sabenerna bisa kaharti jeung kapanggih, nalika uran…

MTs Riyadlul Jannah Cikundul Menyelenggarakan Persami di Kampung Cipeueut

Ekstrakurikuler Pramuka menyelenggarakan Persami di Lapang Cipeueut pada Sabtu (10/10).


Para siswa MTs Riyadlul Jannah Cikundul harus menempuh perjalanan dari sekolah ke lokasi tujuan sejauh 3 km.


Kegiatan Persami ini diisi oleh berbagai kegiatan antara lain: upacara-upacara, penyalaan api unggun, penampilan kreasi, dan jurit malam.


Sanda, S.Ag, M.M.Pd selaku pembina Pramuka di MTs Rijan memaparkan tujuan penyelenggaraan Persami ini antara lain: salah satu cara untuk menumbuhkan semangat hidup dalam diri anak.


Setelah mengikuti acara perkemahan, para siswa melakukan kerja bhakti atau bhakti sosial - membersihkan lingkungan di sekitar daerah Cipeueut.

____
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Keindahan Alam Leuwi Kadu

Photo-photo keindahan alam sekitar Leuwi Kadu, Kampung Ciangsana, Desa Wangunreja.:


Gebyar Seni dan Pameran Siswa Berkebutuhan Khusus

Gebyar Seni dan Pameran Siswa Berkebutuhan Khusus se-Wilayah I Bogor tahun 2015 berlangsung meriah di Kota Sukabumi. Tema dalam penyelenggaraan Seni dan Pameran tersebut yaitu: Senyum Ceria Untuk Anak Berkebutuhan Khusus.

Seni dan Pameran diselenggarakan pada hari Jum'at (9/10) di Toserba Sukabumi lantai 2, dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Fahmi memaparkan penyelenggaraan Seni dan Pameran memiliki manfaat yang besar sebagai upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan bakat serta minat siswa berkebutuhan khusus, terlebih dalam bidang seni dan kemahiran dalam kerajinan.

Pada saat yang sama, Kepala SLB A Budi Nurani Kota Sukabumi, Tarti Erkanti mengatakan, penyelenggaraan ini dilaksanakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat di wilayah I Bogor, bahwa siswa dan siswi berkebuhan khusus pun bisa melakukan dan menghasilkan karya.

Pada penyelenggaraan Seni dan Pameran tersebut diperlihatkan berbagai kesenian dan hasil karya anak berkebutuhan khusus di sta…

Jadwal Debat Publik Pilkada Kabupaten Sukabumi

Bertempat di Aula Gedung KPU Kab. Sukabumi, pada tanggal 8 Oktober 2015, KPU Kabupaten Sukabumi mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Debat Publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi pada penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2015.

Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh masing-masing Tim Kampanye Pasangan Calon dan pihak-pihak yang terkait. Rapat ini yang berlangsung secara kekeluargaan ini, membahas seputar persiapan pelaksanaan debat publik, mulai dari waktu, tema, susunan acara, panelis dan hal-hal teknis lainnya.

Rapat ini berhasil menyepakati bahwa Debat Publik akan dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali, yakni :

Debat Publik Calon Bupati (pertama)
Tema:Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat serta Memajukan DaerahWaktu:Rabu, 21 Oktober 2015Tempat:Gedung Radar SukabumiPanelis:Prof. H. Dede Mariana, M.Si (Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNPAD Bandung)
Debat Publik Calon Wakil Bupati (kedua)
Tema:Meningkatkan Pelayanan kepada Masy…

Islam Nusantara (Hanca Kaopat)

Alam Nusantara digambarkeun ku Plato sababaraha abad ka tukang ku sebutan : The East of Eden, Sawarga ti wewengkon wétan. Salah saurang bujangga Timur Tengah nyebutkeun: sakeupeul taneuh ti sawarga diawurkeun di ieu wewengkon. Duanana henteu salah, alam Nusantara teu béda ibarat awéwé geulis camperenik. Gunung, sawah, susukan, situ, sempalan, jrrd ngahiji ngajirim jadi hiji lukisan anu moal aya babandinganna. Sok sanajan, dina danget ieu, teu saeutik kusabab kasarakahan manusa, loba hal anu geus diruksak demi kapentingan pribadi atawa golongan. Tapi, alam Nusantara sabenerna bisa nyukupkeun pangabutuh jalma-jalma anu aya di ieu wewengkon, ngan ku manusa-manusa sarakah hak rahayat keur ngasaan amisna ieu Nusantara direbut, bisa ogé dipaksa pirusa.

Ka wewengkon Nusantara anu camperenik ieu, sababaraha abd ka tukang, bangsa-bangsa anu aya di dunia daratang marawa budaya ogé agama anu bisa tumuwuh di ieu wewengkon. Salah sahiji agama anu datang ka Nusantara nyaéta Islam. Geus tangtu, lamun…

Mahasiswa Mancanegara Membatik di Lokatmala

Batik tulis "Lokatmala" merupakan salah satu tempat pembuatan batik tulis di Kota Sukabumi, sejak beberapa tahun didirikan telah menjadikan bahan pewarna alam sebagai pewarna batik tulis tersebut.

Fonna Melania dan Andri Purbawiana menyebutkan, pemilihan pewarna alam ini merupakan upaya agar batik yang dihasilkan benar-benar memiliki ciri khas alam dan limbah dari pembuatannya tidak akan berbahaya terhadap lingkungan.

Demi alasan tersebut, sejak dua bulan terakhir, beberapa mahasiswa dari negara-negara Eropa seperti Jerman, Italia, Prancis, Russia, dan Rumania memilih Lokatmala sebagai tempat belajar membatik.

Lokatmala memberikan pengajaran teknis membatik seperti; membuat sketsa gambar di atas kain katun, mencanting, hingga mewarnai kain kepada para mahasiswa mancanegara tersebut setiap hari Senin.

Johanna salah seorang mahasiswa asal Jerman saat ditemui oleh Sukabumi Discovery menuturkan apresiasi terhadap keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia. Dia terlihat antusias…

Islam Nusantara (Hanca Katilu)

Di Nusantara ayeuna, Islam mangrupa agama mayoritas anu diagem ku rahayatna. Dina sababaraha iber oge dipertélakeun, di Inggris, agama Islam mangrupa agama mayoritas ka-dua sanggeus Kristen. Kurang leuwih kana 1.2 milyar jalma anu aya di ieu Bumi ngagem agama Islam. Sanajan kitu, tina jumlah éta, sakumaha kamandang Armstrong, ngan sababaraha persén baé jalma nu ngagem Islam jeung satia kana eusina. Hartina, lain Islam wungkul, agama-agama anu aya di dunia keur nyanghareupan pasoalan anu seurieus dina sagala widang kahirupan.

Geus puguh lamun urang ngaguar Islam dina pasoalan politik mah, katénjona karah asa beuki rumeuk jeung rungseb. Rumeukna kusabab Islam sok dijadikeun alesan keur ngabenerkeun doktrin keur ngabenerkeun kana tujuan politik anu ruksak jeung amoral. Loba pisan conto kumaha Islam dijadikeun barang dagangan, kanyataan ieu beuki parna nalika dalil-dalil dijadikeun alesan keur ngabenerkeun kana maksud licikna, pasoalan materi jeung duniawi. Lamun muka deui kahirupan awal r…

Hunafa

Dina sajarah Islam jarang pisan diguar ayana hiji golongan anu nyekel pageuh ajaran katauhidan, manaréhna disebut ‘Hunafa’, hiji golongan anu dieusi ku jalma-jalma hanif (lempeng) nyukcruk galur kayakinan monotheism (Tauhid). Éta golongan dina mangsa kahirupan saméméh Rosul narima jeung geus nampa wahyu teu pernah ilubiung asup nyekel ajaran anu dilembagakeun jadi agama formal (Organized Religion), henteu nyokot bagéan tina pasoalan-pasoalan nalika agama dicampur-adukkeun jeung kakuatan politik. Aya hubungan anu deukeut antara diri Rosul jeung ieu golongan nepi ka kaluar dalil, “Haniifan Musliman..” konsép ‘uzlah, dzikir, ngadeuheus ka gusti kalawan niis di hiji tempat ogé mangrupa hal nu dilakukeun ku ieu golongan.

Maranéhna henteu milih ajaran anu dilembagakeun tapi miboga kayakinan lamun ajaran mah geus sampurna ti awal ieu alam dunya diciptakeun ogé. Ajaran henteu disampurnakeun ku hiji agama atawa kayakinan. Anu disampurnakeun mah lain substansi-na tapi cangkang keur méréskeun pas…

Liverpool Resmi Mengontak Klopp Pekan Ini

Liverpool secara resmi akan berunding dengan Jurgen Klopp dalam beberapa hari mendatang untuk mengisi posisi manajer di klub tersebut, menggantikan Brendan Rodgers.

Informasi yang didapat BBC hari Senin (05/10) menyebutkan Liverpool sudah mengontak perwakilan Klopp.

Pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG), memecat Rodgers menyusul prestasi mengecewakan klub di babak awal kompetisi Liga Primer musim ini, yang membuat klub berada di posisi 10 klasemen sementara.

Manajer Ajax, Frank de Boer, dan Carlo Ancelotti masuk bursa calon pengganti Rodgers, namun Klopp dinilai sebagai pilihan utama asalkan manajemen Liverpool bisa membujuk mantan bos Borussia Dortmund ini untuk mengakhiri cutinya.

Klopp sukses memimpin Dortmund selama tujuh tahun dan dalam periode ini ia mengantarkan tim dua kali menjuarai Bundesliga dan satu kali masuk final Liga Champions.

Berbagai laporan menyebutkan keputusan FSG mengakhiri kontrak Rodgers besar kemungkinan didorong oleh kenyataan bahwa Klopp saat ini ter…

Islam Nusantara (Hanca Kadua)

Henteu disebut hiji kasalahan lamun aya sebutan Islam Nusantara, sabab éta miboga harti Islam anu diagem ku urang anu hirup dumuk di nusantara. Hal anu kacida alusna ulah dianggap leutik, malahan kana hal anu leuwih basajan ti éta ogé siga 'varian' Islam nurutkeun kana paham anu dipakéna saperti ; N.U, Muhammadiyah, Persis, dll lain hiji kasalahan lamun hal éta digunakeun.

Kaayaan ieu nagara, sosio-kulturalna anu beuki dinamis pamohalan kudu disanghareupan kucara anu statis, heureut, jeung sangeunahna arék tina widang kaélmuan ogé kahirupan anu nyata. Da urang téh manusa, kudu hirup siga manusa. Dina falsafah hirup nagara disebutkeun: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab,  mangrupa hiji hal anu geus paheut diwangun ku para founding-father ieu nagara, hiji rumus kahirupan anu euweuh babandinganna, sok sanajan dina alam réalitas mah falsafah kamanusaan ieu katénjona sok teu saluyu antara " konsép jeung prakték."

Méméh falsafah kamanusaan, para founding-father geus ngabetusk…

Kang Warsa - 2014