Langsung ke konten utama

Warga Filipina Diminta Hemat Listrik Agar Bisa Tonton Pacquiao

Warga di Filipina diminta mematikan semua peralatan listrik yang tidak perlu pada hari Minggu (03/05), agar pasok listrik di negara tersebut tidak terganggu saat digelar laga tinju Floyd Mayweather-Manny Pacquiao.

Anjuran ini dikeluarkan, terutama di Palawan, setelah terjadi pemutusan pasok listrik hampir setiap hari di pulau tersebut.

Pacquiao, petinju dan politikus Filipina, berhadapan dengan Mayweather dalam laga tinju yang paling banyak ditunggu dalam beberapa tahun terakhir.

Pacquiao dikenal sebagai pahlawan Filipina dan penonton yang akan menyaksikan laga ini melalui layar televisi diperkirakan membludak.

"Pada tanggal 3 Mei, mari kita matikan semua peralatan (listrik) yang tidak perlu ... sehingga semua orang bisa menonton pertandingan terbesar abad ini," kata Rante Ramos, pejabat koperasi listrik di Palawan melalui Facebook.

Mayweather dan Pacquiao dianggap sebagai petinju terbaik dan banyak yang menantikan laga ini.

Selain dikenal sebagai petinju tangguh, Pacquiao juga adalah anggota Kongres Filipina dan menjadi tokoh paling terkenal di negara tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarat Izin Operasional Padepokan

PEMERINTAH KOTA SUKABUMI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jl. Pelabuan II Km.5 Telp (0266) 221766 Sukabumi

PERSYARATAN IZIN OPERASIONAL SANGGAR/LINGKUNG SENI/ PADEPOKAN SENI
A.PERSYARATAN
1.Membuat Surat Permohonan Izin Operasional SK/Sanggar/Lingkung Seni/Padepokan 2.Melengkapi Administrasi a.Photo Copy KTP pemilik/pimpinan organisasi. b.Pas Photo 3x4 (2 lembar). c.Membuat Surat Permohonan Izin Sanggar/Lingkung Seni/Padepokan. 3.Kelengkapan Database a.Sanggar : -Harus ada murisd yang terdata. -Profil/ Daftar Struktur Organisasi sanggar. -Sudah berjalan satu tahun dengan melampirkan Buku Induk Peserta kursus sanggar. b.Lingkung Seni : -Profil/ Daftar Struktur Organisasi Lingkung Seni. -Sudah berjalan satu tahun dengan melampirkan  bukti kegiatan Lingkung Seni. c.Padepokan :

Review Buku: Islam Pascakolonial

Resume Buku: Kyai dan Perubahan Sosial

Buku karya Hiroko Horikoshi berjudul Kyai dan Perubahan Sosial membahas tentang kyai dan ulama di Perdesaan Jawa Barat, Indonesia. Kyai dan ulama adalah gelar ahli agama Islam. Lokus penelitian dilakukan oleh Horikoshi di Kampung Cipari, Garut. Hal penting yang diinginkan dalam penelitiannya tersebut adalah menjawab sebuah persoalan penting yang sering diperdebatkan selama beberapa tahun tentang peran kyai dalam perubahan sosial. Geertz pernah menyoal antara kyai, santri, dan abangan, namun dalam karya Geertz tersebut masih ada kontradiksi pernyataan, tidak tegas, sering muncul pertentangan satu sama lain. Satu sisi Geertz menyebutkan kyai sebagai pemantik ‘kebebasan berusaha’, namun pada sisi lain ia menyebutkan kyai sebagai pemantik bagi masyarakat dalam pengejaran kehidupan di akhirat nanti, hanya bergumul pada persoalan pahala dan dosa saja.[1]




[1] Zamakhsarie Dhofier. 1982. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES. Hal 5.

Kang Warsa - 2014