Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

Media Bukan Kitab Suci

Biar situs tidak diblokir, maka isilah situsmu dengan tulisan-tulisan sederhana, mudah dimengerti, dan jangan berpihak pada ideologi tertentu. Berpihaklah pada nilai kemanusiaan, sebab kita menulis untuk manusia. Memang sulit bersikap netral itu sebab pada dasarnya tidak ada manusia netral. Hanya saja, paling tidak, kita harus mengedepankan keberimbangan, benar ya akui benar. Jika salah ya harus diakui juga.

Media bukan kitab suci, namun terlalu jahat jika media hanya dipenuhi oleh yellow-writing. Terlebih jika dibubuhi firman Tuhan demi mencapai tujuan politis. Jika ingin mengutip firman Tuhan, maka datangi oleh kita rumah ibadah, di sanalah kesejukan itu berada... percayalah. 

Anda tidak perlu menyebut Saya seorang sekuler. Sebab dunia ini memang sekuler, mau makna pertama atau kedua yang digunakan tetap saja: terlalu gegabah jika manusia mencampuradukkan hal immanent dengan hal profan. Bahaya besar adalah saat manusia menyebut: Tuhan bersama kita. Kenapa tidak sebaliknya? Sebab Tuhan…

Helaran Budaya Kota Sukabumi

Dina raraga miéling milangkala anu ka 101 Kota Sukabumi, dina poé Senén (30/3) diayakeun kariaan ‘ Helaran Budaya’ sa-Jawa Barat. Keur ukuran Kota Sukabumi mah ieu téh kawilang hiji hal anu rongkah pohara. Disebut rongkah sabab ‘Helaran Budaya’ anu dilumangsungkeun bisa disebut jarang dilakukeun. Sababaraha taun ka tukang mah, kariaan di Kota Sukabumi leuwih ‘didominasi’ ku kariaan budaya-budaya deungeun.

Hal kadua pangna disebut rongkah, sabab kariaan ieu saheuleut reujeung milangkala anu ka 101 Kota Sukabumi. Asa nurub cupu pisan, dina raraga miéling poénan lahirna hiji kota anu aya diwewengkon tatar Sunda dieusi ku kariaan anu aya patula-patalina jeung budaya sorangan.

Sok sanajan hujan ngagebrét, para pamilon dina éta kariaan katénjo ngébréhkeun sumanget dina mintonkeun budayana. Sababaraha jinis budaya dipintonkeun ka balaréa ku para budayawan. Kalawan umum, sing saha baé jalma anu anclub kana pasoalan budaya kudu dihargaan salaku budayawan. Pamaréntah ulah méré wates anu sifa…

Helaran Budaya Dina Miéling Milangkala Ka 101 Kota Sukabumi

Dina raraga miéling milangkala anu ka 101 Kota Sukabumi, dina poé Senén (30/3) diayakeun kariaan ‘ Helaran Budaya’ sa-Jawa Barat. Keur ukuran Kota Sukabumi mah ieu téh kawilang hiji hal anu rongkah pohara. Disebut rongkah sabab ‘Helaran Budaya’ anu dilumangsungkeun bisa disebut jarang dilakukeun. Sababaraha taun ka tukang mah, kariaan di Kota Sukabumi leuwih ‘didominasi’ ku kariaan budaya-budaya deungeun.

Hal kadua pangna disebut rongkah, sabab kariaan ieu saheuleut reujeung milangkala anu ka 101 Kota Sukabumi. Asa nurub cupu pisan, dina raraga miéling poénan lahirna hiji kota anu aya diwewengkon tatar Sunda dieusi ku kariaan anu aya patula-patalina jeung budaya sorangan.

Sok sanajan hujan ngagebrét, para pamilon dina éta kariaan katénjo ngébréhkeun sumanget dina mintonkeun budayana. Sababaraha jinis budaya dipintonkeun ka balaréa ku para budayawan. Kalawan umum, sing saha baé jalma anu anclub kana pasoalan budaya kudu dihargaan salaku budayawan. Pamaréntah ulah méré wates anu sifa…

Skenario Densus 88 Dalam Penangkapan Orang-orang Yang Terlibat ISIS

Detasemen Khusus 88 merupakan pasukan khusus anti teror yang dimiliki oleh Indonesia.

Prestasi Densus 88 dalam melakukan penangkapan dan pengamanan terhadap orang-orang yang terlibat terorisme selama satu dekade terakhir bisa dikatakan membanggakan.

Hanya saja, dibalik prestasi dan tata cara penangkapan tersebut ada beberapa skenario yang harus dan belum diungkapkan.

Dua hari lalu, seorang wartawan ANTV menuliskan sebuah skenario Densus 88 dalam melakukan penangkapan beberapa orang yang terlibat anggota garis keras ISIS.

Densus 88 sebetulnya telah mengetahui orang-orang yang terlibat ISIS tersebut, karena mereka diwajibkan lapor satu bulan sekali ke kantor Kecamatan atau ke pihak Kepolisian.

Keberadaan anggota jaringan ISIS pun selalu diawasi ruang geraknya oleh Densus 88.

Skenario diperluas dengan melakukan penangkapan para anggota jaringan ISIS secara terbuka agar diketahui umum.

Citra Densus 88 pun semakin baik dan meningkat dalam pandangan khalayak. Agar keberadaan mereka tetap di…

Pemerintah Rehabilitasi 12 WNI Dari Turki

Kepolisian telah memindahkan 12 orang WNI yang dideportasi dari Turki ke Panti sosial, Bambu Apus di Cipayung Jakarta Timur pada akhir pekan lalu untuk direhabilitasi. Mereka diduga berniat bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah, dan dideportasi ke Indonesia pada Kamis (26/03).

Juru bicara Mabes Polri Kombes Pol Rikwanto mengatakan 12 WNI yang terdiri dari tiga orang dewasa dan anak-anak itu akan menjalani program rehabilitasi dan deradikalisasi dengan pengawasan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme BNPT dan Kementerian Sosial.

"Nanti yang mengawasi di sana dari kementerian sosial dan BNPT juga ikut untuk pembinaan deradikalisasi, dan kenapa di sana agar natural seperti masyarakat biasa karena kalau di Brimob itu kan seolah-olah dia dikekang, di sana bisa bersosialisasi kembali, tentu ada ulama yang akan ditunjuk juga untuk mendampingi," jelas Rikwanto kepada wartawan BBC Indonesia, Sri Lestari.

Rikwanto menyatakan seorang WNI yang dideportasi dari Turki tersebut, …

Majalah Islam Haqiqah Untuk Lawan Radikalisasi

Para pemimpin Islam di Eropa menerbitkan majalah internet sebagai upaya untuk menghadapi ekstremisme agama yang dikampanyekan kelompok-kelompok militan.

Majalah yang diberi nama Haqigah atau Kenyataan itu diterbitkan oleh situs internet Imams Online dengan tujuan untuk mendidik kaum muda tentang kenyataan dari gerakan ektremis.

Sekitar 100 imam hadir di London dalam acara peluncuran Haqiqah yang dilakukan dalam pertemuan pertemuan puncak imamsonline.com, Kamis (26/03).

Para imam tersebut mengatakan keprihatinan dengan makin berkembangnya propaganda ekstremis di internet.

Dan majalah internet Haqiqah dilihat menjadi satu-satunya cara untuk menghadapi yang disebut sebagai setan, tidak bermoral, dan pikiran yang jahat.

"Seseorang harus merebut kembali teritorinya dari ISIS dan hanya bisa dilakukan para imam: pemimpin agama yang mengarahkan dan membina komunitas," kata Qari Asam, redaktor imamsonline.com

"Namun kini kita hidup dalam dunia digital, sejumlah kaum muda tidak d…

Longsor Menimpa Empat Rumah

Hujan deras sejak sore hingga tengah  malam pada hari Sabtu (28/3) di Sukabumi telah mengakibatkan longsor di Kampung Cimerak, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas.

Longsoran tanah menimpa sekurangnya empat buah rumah. Menurut otoritas setempat, dua orang telah diselamatkan.

Pencarian korban yang tertimbun tanah dilakukan hingga dini hari oleh warga bersama para petugas setempat.

Maya, 14 , ditemuka tertimbun tanah. Korban berhasil dievakuasi pada pukul 03:00 WIB.

Pejabat berwenang di Desa Tegalpanjang menyebutkan longsor terjadi akibat wilayah bebukitan ditumbuhi semak dan ilalang tanpa pepohonan besar pengikat tanah.

" Bencana longsor ini jarang terjadi di kampung kami." Kata salah seorang warga.

20 Rumah Terendam Banjir di Kampung Balandongan Kelurahan Sudajayahilir Kecamatan Baros

Sebanyak 20 rumah di Kampung Balandongan RT 004 RW 005, Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros terendam banjir berasal dari air selokan yang meluap.

Ketinggian air banjir diperkirakan ±50-75 cm. Air dari selokan meluap dan memasuki wilayah pemukiman penduduk.

Luapan air terjadi karena hujan sangat deras mengguyur Kota Sukabumi sejak pukul 18:30 WIB.

Diperkirakan, debit air yang besar tidak mampu ditampung oleh kedalaman dan lebar selokan.

Kecuali di Kampung Balandongan, banjir juga terjadi di Kampung Pangkalan RW 06 Kelurahan Sudajayahilir.

Laporan dari salah seorang warga menyebutkan sebuah rumah rusak karena hempasan air banjir begitu kuat.

Sampai saat ini, belum ada pejabat berwenang melakukan pengontrolan terhadap peristiwa ini.

" Kejadian ini merupakan peristiwa yang jarang terjadi di Kampung Balandongan." Kata salah seorang warga saat diwawancarai oleh Sukabumi Discovery.

Menurut data dan sumber yang ada, banjir seperti ini pernah terjadi sekitar 20 tahun lalu di Bal…

Longsor Menimpa Empat Rumah di Kampung Cimerak, Cireunghas

Hujan deras sejak sore hingga tengah  malam pada hari Sabtu (28/3) di Sukabumi telah mengakibatkan longsor di Kampung Cimerak, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas.

Longsoran tanah menimpa sekurangnya empat buah rumah. Menurut otoritas setempat, dua orang telah diselamatkan.

Pencarian korban yang tertimbun tanah dilakukan hingga dini hari oleh warga bersama para petugas setempat.

Maya, 14 , ditemuka tertimbun tanah. Korban berhasil dievakuasi pada pukul 03:00 WIB.

Pejabat berwenang di Desa Tegalpanjang menyebutkan longsor terjadi akibat wilayah bebukitan ditumbuhi semak dan ilalang tanpa pepohonan besar pengikat tanah.

" Bencana longsor ini jarang terjadi di kampung kami." Kata salah seorang warga.
Sent from my BlackBerry®

20 Rumah di Kampung Balandongan Terendam Banjir

Sebanyak 20 rumah di Kampung Balandongan RT 004 RW 005, Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros terendam banjir berasal dari air selokan yang meluap.

Ketinggian air banjir diperkirakan ±50-75 cm. Air dari selokan meluap dan memasuki wilayah pemukiman penduduk.

Luapan air terjadi karena hujan sangat deras mengguyur Kota Sukabumi sejak pukul 18:30 WIB.

Diperkirakan, debit air yang besar tidak mampu ditampung oleh kedalaman dan lebar selokan.

Kecuali di Kampung Balandongan, banjir juga terjadi di Kampung Pangkalan RW 06 Kelurahan Sudajayahilir.

Laporan dari salah seorang warga menyebutkan sebuah rumah rusak karena hempasan air banjir begitu kuat.

Sampai saat ini, belum ada pejabat berwenang melakukan pengontrolan terhadap peristiwa ini.

" Kejadian ini merupakan peristiwa yang jarang terjadi di Kampung Balandongan." Kata salah seorang warga saat diwawancarai oleh Sukabumi Discovery.

Menurut data dan sumber yang ada, banjir seperti ini pernah terjadi sekitar 20 tahun lalu di Bal…

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan UKBM

Pemberdayaan masyarakat terus diupayakan melalui pengembangan Usaha Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang ada di desa. Kegiatan difokuskan kepada upaya survailans berbasis masyarakat, kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan.

Survailans berbasis masyarakat adalah pengamatan dan pencatatan penyakit yang diselenggarakan oleh masyarakat (kader) dibantu oleh tenaga kesehatan, dengan berpedoman kepada petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan.

Kegiatan-kegiatannya berupa:


Pengamatan dan pemantauan penyakit serta keadaan kesehatan ibu dan anak, gizi, lingkungan, dan perilaku yang dapat menimbulkan masalah kesehatan masyarakat,Pelaporan cepat (kurang dari 24 jam) kepada petugas kesehatan untuk respon cepat,Pencegahan dan penanggulangan sederhana penyakit dan masalah kesehatan, sertaPelaporan kematian.

Kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana adalah upayaupaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam mencegah dan mengatasi bencana dan kedarurat…

Waspada Demam Berdarah

Demam Berdarah adalah penyakit yang disebarkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes aegypti).

Jangan terlambat untuk mencegah Demam Berdarah dengan 3M Plus, bila ada gejala segera bawa ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

3M Plus adalah tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk Demam Berdarah dengan cara : Menguras tempat-tempat penampungan air, Menutup tempat penampungan air, Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air serta plus mencegah perkembangbiakan nyamuk dengan memelihara ikan pemakan jentik, memasang kasa, mengatur ventilasi serta pencahayaan di dalam ruangan selain itu menghindari gigitan nyamuk, tidur pakai kelambu dan memakai obat nyamuk.

Media Promosi Kesehatan

Bakso Celeng di Kota Sukabumi

Sehari setelah penangkapan pedagang bakso celeng di Nanggeleng, pihak kepolisian melakukan penggerebegan terhadap sebuah pabrik bakso celeng di Kampung Cikeong, Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros pada Rabu (25/3) malam.

Menurut pejabat berwenang, pabrik bakso celeng tersebut telah berjalan selama dua bulan dan telah memproduksi sekurangnya 20 ton bakso.

Bakso celeng bukan hanya dijual kepada pedagang bakso di Nanggeleng saja, juga telah didistribusikan ke beberapa pasar di Kota Sukabumi, seperti Pasar Pelita.

Hasil pemeriksaan terhadap pedagang bakso celeng diketahui, daging celeng tersebut berasal dari Tangerang.

Polisi mengamankan sebanyak 70 kg daging celeng dari rumah tersangka. Kecuali itu diamankan juga beberapa bakso yang diap didistribusikan ke pasar Pelita.

Hasil uji laboratorium, Kardina Karsoedi, kepala DKPP menyatakan, 80% daging celeng terdapat pada bakso yang diproduksi di Kampung Cikeong tersebut.

Dua orang pembuat bakso celeng dinyatakan sebagai DPO oleh pejabat kep…

Bakso 'Celeng' Telah Beredar Selama Dua Bulan di Kota Sukabumi

Sehari setelah penangkapan pedagang bakso celeng di Nanggeleng, pihak kepolisian melakukan penggerebegan terhadap sebuah pabrik bakso celeng di Kampung Cikeong, Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros pada Rabu (25/3) malam.

Menurut pejabat berwenang, pabrik bakso celeng tersebut telah berjalan selama dua bulan dan telah memproduksi sekurangnya 20 ton bakso.

Bakso celeng bukan hanya dijual kepada pedagang bakso di Nanggeleng saja, juga telah didistribusikan ke beberapa pasar di Kota Sukabumi, seperti Pasar Pelita.

Hasil pemeriksaan terhadap pedagang bakso celeng diketahui, daging celeng tersebut berasal dari Tangerang.

Polisi mengamankan sebanyak 70 kg daging celeng dari rumah tersangka. Kecuali itu diamankan juga beberapa bakso yang diap didistribusikan ke pasar Pelita.

Hasil uji laboratorium, Kardina Karsoedi, kepala DKPP menyatakan, 80% daging celeng terdapat pada bakso yang diproduksi di Kampung Cikeong tersebut.

Dua orang pembuat bakso celeng dinyatakan sebagai DPO oleh pejabat kep…

Limpér, Sepul, jeung Limpul

Barudak saentragan (generasi 70-80an) pasti apal kana kecap-kecap ieu; limpér, sepul, jeung limpul. Tilu kecap éta mangrupa akronim tina duit récéh – di sababaraha wewengkon sok disebut duit kencring- dina taun harita. Limpér (lima pérak/ Rp. 5,-), sepul (Sapuluh pérak/ Rp. 10,-), jeung limpul (lima puluh pérak/ Rp. 50,-)

Ku ukuran ayeuna, asa pamohalan barudak wanoh kana éta tilu duit récéh. Dina mangsana mah, sanajan ku panon kiwari éta duit teu miboga niléy kacida gedé hargana. Ku duit limpér baé bisa meuli kadaharan saperti;simping, kurupuk, sasagon, kuéh koya, jrrd. Bubur hayam Mang Kosih ogé biasa dibeuli ku duit limpul.

Pamaréntah ngagunakeun tilu duit récéh mangsa harita keur nepikeun program-program penting. Dina duit sapuluh pérak, pamaréntah nepikeun program KB (Keluarga Berencana) ku gambar hiji kulawarga (Catur Warga); Bapa,Indung, jeung dua budak. Hartina, ku cara basajan jeung ngagunakeun waragad anu leutik ogé pesen jeung propaganda pamaréntah bisa nepi ka masyarakat…

Ngaréméh

“ Ulah ngaréméh ari dahar!” Peupeujeuh sakaligus panyaram ti anu jadi nini pituin nalika nénjo anu jadi incuna dahar umprat-amprét. Wanci geus nunjukkeun arék tunggang gunung, dina radio transistor keur nyetél dongéng sunda jam opat, Mang Dina. Usum halodo. Urang lembur karék bérés dahar. Sababaraha budak geus marandi, biasana méméh mandi sok silih téang, ngajak botram di sawah, kabeneran kiduleun lembur aya hiji saung rada badag, sok ngadon botram téh di éta saung.

Lamun teu botram, dahar pasosoré réngsé sholat ashar, biasana ngumpul ngariung jeung aki nini, dahar di dapur dina luhureun talupuh. Can wawuh jeung anu ngaranna menu kadaharan, da puguh harita mah dahar téh jabrugan, naon baé, paling alus - lamun ceuk urang Singkawang, Kalimantan Barat mah, disebut Makan Besar - dahar téh sangu, dengeunna sayur kangkung ditambah ku beuleum peda, maké ditambahan ku sambel goang. Ari dahar sapopoé mah goréng betok baé , sangu diuyahan, tambahan ku kurupuk meunang meuli di warung Mang Jai (a…

Walikota Sukabumi Mengajak Seluruh OPD Melakukan Mobilisasi Kesehatan

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., menginstruksikan kepada seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar melakukan mobilisasi tenaga kesehatan.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka melaksanakan Deteksi Dini Kanker, baik di Rumah Sakit maupun di Puskesmas dan sarana kesehatan lainnya.

Selain itu, setiap OPD -terutama Dinas Kesehatan - agar melakukan koordinasi dengan TP PKK dan Kader Kesehatan, penyebarluasan informasi dan publikasi kepada masyarakat melalui media komunikasi.

Murax pun menginstruksikan, agar OPD terkait memberikan jaminan kesehatan yang telah ditetapkan, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut, sesuai dengan radiogram Menteri Dalam Negeri RI, Nomor : 411.4/1450/ SJ, tertanggal 24 Maret 2015, Tentang Dukungan Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Pada Perempuan Indonesia.

Radiogram Menteri Dalam Negeri tersebut, sesuai dengan surat Men…

John Terry Perpanjang Kontrak di Chelsea

Kapten Chelsea, John Terry, memperpanjang kontraknya dengan klub tersebut hingga akhir musim 2015-2016.

Pemain yang berusia 34 tahun itu telah membela klubnya sebanyak 550 kali, dan saat ini Chelsea sedang memuncaki klasemen sementara Liga Primer Inggris.

Manajer Jose Mourinho menyatakan bahwa kontrak ini bukan sekadar ucapan terimakasih belaka buat Terry.

"Karena John (Terry) terus menerus tampil dengan baik. Ia pemain belakang yang hebat", kata Mourinho.

Sebelumnya Mourinho mengatakan bahwa ia bisa memberi 'jaminan' bahwa Terry akan mendapat kontrak baru.

Hal ini sejalan dengan kebijakan klub yaitu menawarkan perpanjangan kontrak selama satu musim saja untuk pemain berusia 30 tahun ke atas.

Selama membela The Blues, Terry telah membantu klub itu memenangkan 13 piala termasuk Piala Liga Champions, Liga Eropa, tiga gelar juara Liga Primer Inggris, lima piala FA Cup dan tiga Piala Liga.

Terry memulai debutnya pada tahun 1998 dalam pertandingan Piala Liga melawan Asto…

Gedung Ambruk di New York City Akibat Ledakan

Sebuah gedung ambruk setengahnya dan yang lainnya terbakar di New York City karena sebuah ledakan.

Layanan darurat berada di tempat kejadian dan mengatakan paling tidak satu orang luka parah.

Gambar langsung TV memperlihatkan api dan asap keluar dari gedung bertingkat lima, sementar petugas pemadam kebakaran menyiram bangunan.

Daerah di East Village Manhattan, dekat New York University, diungsikan.

Tim pemadam kebakaran mulai menyemprot api, tetapi harus bergerak mundur karena api terlalu kuat, lapor stasiun berita setempat WABC. Stasiun tersebut melaporkan muncul kekhawatran gedung lain juga akan ambruk, dan pengungsian di gedung-gedung sekitar sedang berlangsung.

Lebih 100 petugas kebakaran dikirim ke tempat kejadian, lapor New York Times.

Tim darurat mulai menerima sejumlah telepon panik tentang kebakaran pada sekitar pukul 15:17 waktu setempat.

Beberapa penelpon mengatakan mereka mendengar satu ledakan, lapor sebuah koran.

Keindahan Alam Sukabumi

Bagi siapa pun, Sukabumi merupakan sebuah kota yang memiliki keindahan. Berikut adalah photo-photo keindahan Kota Sukabumi:



Seluruh OPD Agar Melakukan Mobilisasi Kesehatan

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., menginstruksikan kepada seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar melakukan mobilisasi tenaga kesehatan, dalam rangka melaksanakan Deteksi Dini Kanker, baik di Rumah Sakit maupun di Puskesmas dan sarana kesehatan lainnya.

Selain itu, juga agar melakukan koordinasi dengan TP PKK dan Kader Kesehatan, melakukan penyebarluasan informasi dan publikasi kepada masyarakat melalui media komunikasi, serta memberikan jaminan kesehatan yang telah ditetapkan, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut, sesuai dengan radiogram Menteri Dalam Negeri RI, Nomor : 411.4/1450/ SJ, tertanggal 24 Maret 2015, Tentang Dukungan Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Pada Perempuan Indonesia, yang disampaikan kepada para Gubernur serta para Bupati dan Walikota se Indonesia.

Dijelaskannya, radiogram Menteri Dalam Negeri tersebut, sesua…

Keindahan Alam Sukabumi

Bagi siapa pun, Sukabumi merupakan sebuah kota yang memiliki keindahan. Berikut adalah photo-photo keindahan Kota Sukabumi:



Senyum Keluarga Posyandu

Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu-Anak (GKIA) Kementerian Kesehatan RI, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah daerah dan jajaran kesehatan untuk menggerakan masyarakat untuk Peduli Kesehatan Ibu. Upaya-upaya yang berhasil dilakukan adalan dengan dibentuknya Forum Penurunan Kematian Ibu dan Bayi (PENAKIB), Gerakan Bersama Amankan Kehamilan (GEBRAK) dan pendampingan ibu hamil risiko tinggi. Melalui upaya tersebut, Angka Kematian Ibu (AKI) provinsi Jawa Timur berhasil diturunkan.

Di hadapan lebih kurang 500 kader PKK yang berasal dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur, dr. Anung menyatakan bahwa kader masyarakat sangat penting dalam upaya menyelamatkan ibu hamil, melalui pendampingan satu kader mendampingi satu ibu hamil risiko tinggi. Pendampingan dilakukan sejak awal kehamilan sampai dengan 40 hari setelah melahirkan. Kegiatan pendampingan juga dintegrasikan dengan kegiatan yang ada di masyarakat seperti Posyandu, Dasawisma, …

Musim Panen di Selatan Sukabumi

Wilayah Selatan Kota Sukabumi telah memasuki musim panen. Di beberapa daerah seperti; Baros dan Lembursitu musim panen tahun ini mengindikasikan ketidak merataan.

Menurut salah seorang petani, Emed (68), ketidak merataan musim panen ini disebabkan oleh tidak meratanya penanaman padi di musim cocok tanam.

Diperkirakan, harga gabah hingga satu bulan ke depan berada di kisaran Rp. 250.000,- Rp. 350.000,- per kuintal.

" Untuk minggu ini, harga gabah diperkirakan mencapai Rp. 300.000,- karena curah hujan masih cukup tinggi." Kata Emed saat dihubungi oleh Sukabumi Discovery.

Petani yang menggarap lahan seluas 20 are tersebut mengaku, dari satu petak sawah yang digarap olehnya diperkirakan bisa memanen 6 - 8 kuintal gabah. [ ]

Candu Itu Bernama Narkoba

Opini | Penulis: Agung Dugaswara, Editor: Kang Warsa
Rencana eksekusi mati jilid dua terhadap terpidana mati kasus Narkoba memunculkan beberapa polemik dalam hubungan bilateral antara pemerintah Indonesia dengan negara asal terpidana mati tersebut. Paling tidak ada dua negara yang cukup keras merespon rencana eksekusi mati ini; Brasil dan Australia.

Brasil, pasca eksekusi mati jilid satu yang juga menimpa warganya, Marco Archer Cardoso, telah mengambil sikap memanggil pulang Duta Besarnya, serta menolak Surat kepercayaan ( Credential) Duta Besar Indonesia untuk Brasil. Sementara itu Australia sendiri telah menempuh berbagai cara, bahkan Perdana Menteri Australia, Tony Abbot, mengungkit masalah bantuan kemanusiaan yang telah Australia berikan ketika Tsunami melanda aceh, tahun 2004 silam, sebuah pernyataan yang sontak membuat geram rakyat dan bangsa Indonesia. Hal tersebut membuat aparat keamanan baik dari unsur TNI dan juga Polri melakukan tindakan preventif dengan melakukan pengawalan…

Capitol

Capitol merupakan sebuah gedung, terletak di Jl. Ahmad Yani. Dari zaman kolonial hingga awal tahun 90-an, warga Sukabumi menyebut jalan ini: Jalan Raya.

Capitol adalah pusat pertokoan. Kecuali ada pertokoan, sampai awal tahun 2000, di gedung ini terdapat juga sebuah bioskop. Pada tahun 1990-an, di bioskop ini sering diputar film-film Mandarin.

Bahkan saat dunia sineas Indonesia kehilangan ide-ide perfilm-an, di bioskop Capitol sering diputar film-film 'beradegan ranjang". Hal tersebut semakin menambah stigma negatif dari masyarakat Sukabumi terhadapnya. Di kampung-kampung sering terdengar nada sarkastik berbau sinisme: capitol merupakan pusat mangkal para WTS murahan.

Meskipun dibenci dan dicap sebagai sebuah gedung bersifat antagonis busuk, saat-saat tertentu - seperti bulan Puasa - gedung ini disesaki oleh para pengunjung.

Dari tahun 1980 - 1995, arena permainan anak-anak - sebanding Time Zone saat ini - menjadi tujuan utama para orangtua untuk menghibur anak-anak mereka. J…

Kang Warsa - 2014