Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

FIFA Digugat Kelompok 'Soccer Mums'

Dok: BBC
Jumlah sundulan oleh pemain bola sepak di bawah usia 17 tahun harus dibatasi untuk mengurangi cedera kepada para pemain, begitu salah satu isi gugatan beberapa pemerhati bola sepak di Amerika terhadap FIFA.

Para penggugat ini terdiri dari mayoritas kaum ibu tergabung dalam kelompok yang menamakan dirinya 'soccer mums'.

Kelompok ini menuduh badan sepak bola dunia  bersikap 'teledor dan gegabah' karena mengabaikan aturan jumlah sundulan bagi para pemain di bawah umur 17 tahun.

Pengajuan gugatan ini dilakukan untuk memproteksi sejak dini para pemain bola sepak terhadap beberapa kejadian cedera kepala.

Salah seorang kuasa hukum 'soccer mums' menyatakan, meskipun permainan bola sepak telah mengakar dan menjadi sebuah industri, keselamatan para pemain remaja harus benar-benar diperhatikan.

Kelompok ' soccer mums' mengklaim gugatan tersebut mewakili seluruh pecinta olahraga bola sepak dan mantan pemain yang pernah mengalami cedera.

Kecuali harus ditegakkann…

Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Sukabumi

Sejak tanggal 25 Agustus 2014, 'Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Sukabumi Tahun 2014' telah menyisakan 15 orang finalis.

Salah seorang finalis yang berhasil diwawancarai oleh Sukabumi Discovery yaitu Fannyta Sari.

Gadis kelahiran Sukabumi 23 tahun lalu tersebut berhasil masuk 15 besar finalis.

Selain sebagai seorang karyawati di perusahaan 'Astra', gadis yang akrab dipanggil Fanny ini merupakan mahasiswi Universitas Mercu Buana, Jakarta.

Fanny juga sejak satu minggu lalu merupakan anggota ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) pusat.

Motivasi terbesar menjadi salah satu mojang Kota Sukabumi dikatakan olehnya berasal dari diri sendiri dan dorongan keluarganya.

Sampai berita ini dimuat, acara 'Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Sukabumi Tahun 2014' masih menyisakan beberapa agenda kegiatan.

Selain harus tampil cantik dengan pancaran ' inner-beauty', para finalis juga dituntut harus memiliki kecerdasan dan talenta di bidang yang dikuasainya.

Hari Kamis (28/8), ke-15 f…

Format jeung Désain Ageman Hirup

Tadi pabeubeurang aya anu nanya ka Kuring, “ Ari format jeung désain ageman akang naon?”

Sababaraha menit kerung, lain mikir kusabab ditanya kitu, tapi Kuring sorangan nanya ka diri, naha geus bener kitu format jeung désain ageman anu ku Kuring dimumulé nepi ka danget ayeuna? Nanya ka diri sorangan lain teu percaya sagemblengna kana ageman hirup ayeuna, malahan ku sababaraha jalma pananya samodél kitu mangrupa hal anu dicarék, pamali jeung nyirikeun kamangmangan.

Anu pangheulana dilakonan ku kuring nyaéta muka dompét, nyidik-nyidik kana KTP, tétéla diserat kecap Islam dina KTP mah. Ngahuleung bari nanya deui kana diri, naha geus saluyu naon anu diserat dina KTP ngeunaan ageman hirup jeung laku lampah? Asana masih kénéh loba anu patojainyah, papalimpang antara harti Islam jeung laku lampah diri. Heueuh, kuring téh ari kitu mah masih kénéh galib jeung batur anu disebut Islam KTP téa meureun.

Ngan bisa peureum bari nafakuran diri, masih jauh kénéh geuning kudu nepi ka laku lampah saluyu …

ISIS Tidak Akan Diterima Di Negara Ini

Bagi Amerika Serikat, Daulah Islamiyah atau ISIS merupakan ancaman paling berbahaya beberapa bulan ini. Hal ini dinyatakan langsung oleh Menteri Pertahanan AS.

Pemenggalan salah seorang wartawan AS menjadi satu alasan, betapa kelompok militan ISIS benar-benar telah mempolarisasikan kehidupan. Pemenggalan James Foley pun dipublikasikan oleh ISIS melalui tayangan video.

Sehari sebelum pemenggalan, seorang pejabat ISIS menyebarkan ancaman terhadap AS dengan ungkapan, " Kami akan menenggelamkan kalian dalam darah."

Ancaman dari kelompok yang memiliki tujuan mendirikan negara Islam universal ini  bukan hanya ditujukan terhadap negara-negara yang mereka anggap 'kafir'. Sejak satu minggu terakhir, di berbagai media sosial ramai dibicarakan, ISIS pun memiliki niat menghancurkan candi Borobudur. Ini ancaman bagi negara dengan mayoritas terbesar muslim di dunia.

Beberapa tahun lalu, dalam The Battle for God, Karen Armstrong menyebutkan kenyataan munculnya fundamentalisme dalam aga…

Kegiatan Pramuka di MTs Riyadlul Jannah

Ilustrasi Pendidikan di alam 
Siswa-siswi MTs Riyadlul Jannah, Kecamatan Lembursitu menyelenggarakan kegiatan kepanduan pada Jum'at (22/8) malam.

Sanda, seorang pembimbing ekstra kulikuler pramuka di sekolah tersebut menyebutkan, kegiatan rutin tahunan ini diadakan untuk menumbuhkan mental peserta didik sesuai dengan kandungan dasa dharma pramuka.

Lebih jauh dia menyebutkan kecuali kegiatan di komplek sekolah, para siswa juga akan diikut sertakan dalam kegiatan bhakti sosial dan out-bound. 

" Ini merupakan implementasi dasar dari kurikulum tahun 2013, kegiatan di sekolah harus mendekatkan anak dengan lingkungan mereka sendiri." Kata Sanda kepada Sukabumi Discovery.

Seperti diketahui, penerapan kurikulum tahun 2013 (kurtilas) telah dimulai di seluruh sekolah pada tahun ajaran ini.

Aspek penting dari penerapan kurikulum ini adalah pendidikan tidak hanya dibatasi oleh ruang dan sekat kelas berupa dinding tembok tebal.


Beberapa tahun lalu, Ali Shariati telah menyoal kelemahan siste…

191.000 Tewas Akibat Konflik Suriah

Dok: AFP 
Sumber berita terkini menyebutkan lebih 191.000 orang tewas akibat konflik berkepanjangan di Suriah.

Damaskus tercatat sebagai kota paling banyak memakan korban. Lebih dari 33.000 orang terbunuh di provinsi tersebut.

Navi Pillay, seorang komisaris PBB untuk hak asasi manusia menyebutkan, angka pembunuhan tersebut bisa jadi lebih banyak dari angka yang tercatat.

Kejadian pelanggaran hak asasi manusia sebagaimana juga terjadi di Gaza dikatakan sebagai ' peristiwa yang melumpuhkan kehidupan.'

"Tragisnya ini kemungkinan adalah lebih kecil dari jumlah keseluruhan korban tewas dalam tiga tahun pertama konflik mematikan ini," kata Pillay.

Pelanggaran hak asasi manusia terjadi akibat konflik antara pemerintah Suriah dengan kelompok oposisi.

Pillay menyebutkan, baik pemerintah maupun kelompok oposisi menjadi penyebab munculnya aksi kekerasan dan konflik yang mematikan ratusan ribu penduduk Suriah.

Sukabumi Discovery | AP, BBC, NY Times, Al-Jazeera

MK Akan Memutuskan Sengketa Pilpres Hari Ini

Dok: BBC
Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres yang disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK) keputusannya akan dibacakan oleh MK pada hari Kamis ini.

MK menegaskan, keputusan ini bersifat final dan mengikat.

Dikutip dari berbagai laman, polisi memperkirakan akan ada sekitar 7.000 orang demonstran turun ke jalanan dan berkumpul di sejumlah lokasi di Jakarta.

Pihak Polda Metrojaya menyebutkan konsentrasi massa pendemo akan berkumpul di bundaran HI.

Personel kepolisian pun telah disiagakan untuk mengamankan jalannya putusan MK di sekitar gedung.

Seorang pejabat kepolisian Metro Jaya mengatakan jumlah personel kepolisian yang disiapkan di seluruh wilayah Jakarta mencapai 21.000 personel

Pengamanan di gedung MK dan sekitarnya dibagi menjadi empat area utama dimulai dari dalam ruang sidang hingga ke Jalan Merdeka Barat.

Lalu lintas di jalan tersebut akan Klik dialilhkan dan dipastikan steril dari massa pendukung salah satu calon presiden.

Kegiatan normal

Tidak ada himbauan kepada…

Dua Musim Berbeda

Ketika ada perbedaan musim dalam satu wilayah, apakah hal ini akan dikatakan sebagai anomali?

Saya melakukan pemotretan fenomena alam di sebuah daerah kemarin. Kampung Salakaso di Kecamatan Lembursitu.

Pemotretan pemandangan alam tersebut menghasilkan satu buah kesimpulan; dalam satu wilayah, akhir-akhir ini tidak jarang ditemui dua musim; musim panen dan musim bercocok tanam.

Bagian selatan Kampung Selakaso, dari bahu Jl. Pelabuan II Km 7 hingga areal persawahan ujung paling selatan Kampung Nangerang memperlihatkan - dalam beberapa minggu lagi - padi akan segera dipanen.

Sementara, daerah paling utara hingga ke areal persawahan di kaki gunung Gajah memperlihatkan, para petani baru saja menggarap lahan pertanian milik mereka paska panen. Dan siap ditanami kembali oleh tanaman padi baru.

Hanya dipisahkan oleh Jl. Pelabuan II, dengan lebar 4 meter saja terdapat dua musim berbeda.

Ketersediaan air dan saluran irigasi bagi lahan-lahan pertanian di bagian selatan Jl. Pelabuan II memang lebih sed…

Kampung Ciwangun

Beberapa siswa berasal dari Kampung Ciwangun belajar di Sekolah tempat Saya mengajar. Saat mengajar, Saya sering menanyakan kepada setiap peserta didik, bagaimana kondisi kampung mereka. Dengan mengambil sampel beberapa siswa saja. Pada dasarnya, sebagian besar dari mereka bisa mendeskripsikan kondisi dan permasalahan kampung mereka sendiri.

Siswa dari kampung Cikundul menyebutkan kondisi kampung mereka sedang berada pada posisi lepas landas. Pembangunan disana-sini, pembuatan sanitasi lingkungan telah berlangsung sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar. Gorong-gorong telah dibuat dengan mengandalkan saluran-saluran air. Rumah-rumah pun telah banyak direnovasi ke dalam bentuk permanen, dari panggung dan mengandalkan bambu-kayu menjadi tembok bata merah juga di plester.

Survey kampung sendiri yang dilakukan oleh beberapa siswa kelas IX satu tahun lalu bisa disimpulkan, peralihan budaya agraris ke urban secara perlahan mulai berlangsung sejak satu dekade terakhir. Perluasan jalan uta…

Sang Dwi Warna dan Nasib Nasionalisme Kita

Adanya pendapat yang mengharamkan 'nasionalisme' bagi Saya -secara pribadi- bukan ancaman. Namun bagi sebuah bangsa jelas ini akan membentuk persepsi beragam. Bukan harus diluruskan, namun harus diperjelas agar rasa bangga secara aposteriori diri kita terhadap negara ini tidak luntur.

Pada suatu ketika, Saya mengobrol dengan seseorang, memiliki pandangan berbeda dengan cara Saya memandang kehidupan. Saya membuat lukisan pada dinding, orang tersebut mengatakan; " Gambar dan lukisan itu akan meminta nyawa pada Kamu di akhirat nanti." Dia kemudian melanjutkan, " Lagi pula, gambar dan lukisan itu adalah tempat bersemayamnya para jin."

Demi mendengar itu Saya tersenyum. Tanpa ayal, Saya langsung memintanya untuk membuka dompet miliknya. " Coba, Kamu buka itu dompet. Nah ada uang seratus ribu rupiah. Lho itu ada gambar Soekarno Hatta, itu gambar tempat bersemayamnya para jin. Sini, buat Aku saja uangnya, tidak perlu kamu simpan di dompet ini!"

Begitulah, s…

Kurdi Berusaha Merebut Irak Utara dari ISIS

Sumber Photo: APF
Pihak AS menyatakan serangan militer terhadap pos pertahanan ISIS telah menghancurkan beberapa kendaraan pengangkut senjata.

AS melancarkan serangan udara sebanyak sembilan kali di dekat Kota Kirbil dan Mosul.

Upaya serangan udara ini membawa angin segar bagi pasukan Irak Kurdi untuk merebut bendungan di Mosul dari ISIS.

Pejabat Militer AS mengatakan, bahwa keputusan untuk merebut bendungan dilakukan setelah intelejen menunjukkan ISIS ' belum sampai pada titik akan meledakkan instalasi.'

Serangan Irak Kurdi terhadap ISIS dilaporkan telah mengunci posisi kelompok militan di Irak Utara.

Seorang komandan Kurdi Mayor Jenderal Abdelrahman Korini, mengatakan kepada AFP bahwa Peshmerga telah menguasai bagian timur bendungan dan masih terus "menyerang".

Laporan lain menyebutkan, beberapa hari terakhir, pasukan ISIS masih melakukan pembantaian terhadap warga Irak non muslim di sebuah desa di dekat Sinjar.

700 warga sipil juga dikabarkan menjadi korban kekera…

Arus Lalu-lintas Beberapa Jalan di Kota Sukabumi Lancar di Hari Kemerdekaan

Kondisi Jl. Otto Iskandardinata pada pukul 10.30 WIB 
Tidak seperti hari biasa, di hari kemerdekaan ke-69 Republik Indonesia ini, beberapa ruas jalan di Kota Sukabumi tidak memperlihatkan kepadatan signifikan.

Ruas-ruas jalan utama dan protokol yang biasanya ramai dan padat, hari ini terlihat lengang dan ramai lancar.

Hasil pantauan terakhir Sukabumi Discovery, Jl Otto Iskandardinata dan R.H Didi Sukardi yang biasa ramai tersendat, sekarang masih ramai lancar.

Beberapa sumber yang telah dihubungi oleh Sukabumi Discovery pun menyebutkan; arus lalu-lintas di Jl. Plebuan II dari arah Kota Sukabumi hingga terminal Lembursitu tidak sepadat hari biasa.

Kepadatan di beberapa ruas jalan diperkirakan akan terjadi pada siang nanti, antara pukul 13.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Jalan utama seperti A.Yani, R.E Martadinata, dan R.A Kosasih  sampai berita ini dimuat masih lancar tanpa kemacetan.


KPU dan Pemkot Sukabumi Melaksanakan Upacara Bendera

Pelaksanaan upacara bendera di hari kemerdekaan ke-69 Republik Indonesia oleh KPU Kota Sukabumi berlangsung cukup khidmat.

Pukul 07.00 WIB, staf dan komisioner KPU Kota Sukabumi telah berkumpul di halaman kantor KPU di Jl. Ottista No. 175.

Dedi Kurniadi, S.H, M.M, sekretaris KPU Kota Sukabumi bertindak sebagai pembina upacara.

Pelaksanaan upacara dilangsungkan tepat pukul 07.30 WIB setelah sebelumnya dilakukan 'gladi resik' terlebih dahulu.

Dalam kesempatan itu, Dedi Kurniadi menyampaikan pesan; peringatan kemerdekaan negara ini merupakan rutinitas tahunan. Hal penting dari pelaksanaan upacara bendera adalah refleksi diri kita terhadap perjuangan para pahlawan.

Pemerintah Kota Sukabumi sendiri akan menyelenggarakan upacara HUT Kemerdekaan pada pukul 10.00 WIB.

Penyelenggaraan upacara pada pukul 10.00 WIB ini dimaksudkan untuk mengenang detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Badranaya

Sekitar dua dekade lalu, di kampungku pernah hidup seorang lelaki, umurnya saat itu hampur menginjak tujuh puluh tahun. Saya akan mengisahkan tentangnya beberapa alinea saja dalam tulisan ini.

Di dunia ini, dengan beragama pikiran, ide, gagasan, hingga sikap, tidak sedikit di antara kita memiliki pandangan ; saya bangga sebagai diri saya karena saya turunan raja. Dengan beragam pikiran tersebut tidak sedikit ada orang yang mengaku dirinya sebagai titisan ‘anu’ dan ‘itu’. Lebih monumental adalah mengaku diri sebagai seorang turunan ‘nabi’.

Padahal hidup adalah sikap seperti yang pernah dilakukan oleh orang yang Saya ceritakan. Dia seorang tua namun tidak merasa bangga dengan kesenioritasannya. Hal paling penting dalam hidupnya adalah, dicaci atau dimaki oleh siapa pun, dia tidak pernah melawan. Semua cacian disikapi dengan senyuman, bahkan dia sering mengatakan: Saya memang salah… kepada orang yang memakinya.

Pernah terbersit dalam benak Saya, bisa jadi dia memang memiliki ilmu ‘sema…

Perluasan SUSUKECIR Harus Dimediasi Gubernur

Walikota Sukabumi, M. Muraz menegaskan, perluasan wilayah Kota Sukabumi dengan memasukkan empat kecamatan yang masih berada di wilayah Kabupaten tidak melihat ambisi perluasan wilayah semata.

Empat kecamatan tersebut antara lain; Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas - memang sudah saatnya - menjadi bagian dari wilayah Kota Sukabumi.

Dampak positif dari pemekaran wilayah ini disebutkan oleh M. Muraz akan membuka kemudahan bagi masyarakat setempat dalam mengakses berbagai persoalan ke pusat pemerintahan.

Sebagian besar masyarakat SUSUKECIR memang telah mendesak agar empat kecamatan tersebut dimasukkan ke wilayah  Kota Sukabumi.

Munculnya gagasan pemekaran wilayah Kota Sukabumi ini telah berlangsung lima tahun ke belakang ketika beberapa forum masyarakat SUSUKECIR mewacanakan keinginan mereka bergabung ke wilayah Kota Sukabumi.

Walikota Sukabumi mengharapakan adanya mediasi dari pemerintah provinsi dalam menuntaskan pemekaran wilayah ini.

Persiapan Menghadapi Kemerdekaan R.I

Hampir seluruh wilayah di Kota Sukabumi telah mempersiapkan diri  menyambut hari kemerdekaan ke-69 negara ini.

Hasil pantauan terakhir  ke daerah Selatan Sukabumi, pinggir-pinggir jalan telah dipenuhi oleh berbagai atribut kemerdekaan.

Pemasangan atribut kemerdekaan dengan berbagai variasi, ada yang sederhana, juga ada yang menampilkannya dengan sebuah sikap; bagaimana pun juga, Agustusan harus tetap meriah.

Untuk acara puncak  hari H, berbagai wilayah telah membentuk kepanitiaan. Acara dan agenda kegiatan telah disiapkan.

Selain akan menampilkan hiburan-hiburan rakyat, beberapa daerah telah mengagendakan pentas-pentas hiburan dengan nuansa modern; seperti festival dan parade band.

Kampung Bojongloa dan Cikundul misalnya, para pemuda di dua kampung tersebut akan menampilkan festival dan parade band pada acara puncak Agustusan.

Berbeda dengan kedua kampung tersebut, Nyayang, penggerak masyarakat di  Jl Ottista menyebutkan; Agustusan akan diisi dengan kegiatan tahunan, berbagai perlombaan yan…

Hong...!

“ Duh, kahongkeun ku pamajikan, euy!” Ceuk salah saurang kolot ka babaturanna di lembur nalika manéhna keur anteng judi kanyahoan ku pamajikanna. Kajadian ieu lumangsung dina taun 1989.

Kecap ‘hong’ miboga harti kanyahoan, kapanggih, biasa dipaké dina kaulinan ucing sumput ku barudak dina mangsa méméh réformasi.

Tilu poé katukang kuring ngobrol jeung salah saurang babaturan ngeunaan kudu dimumuléna deui kaulinan-kaulinan barudak anu sifatna tradisional anu geus kagerus ku kaulinan modérn.

Lamun ngaliwat ka hiji lembur, kuring sok ngahaja ngurilingkeun panénjo, lain arék nénjoan loba wanoja atawa awéwé di éta lembur. Tujuanna ningalian kumaha kaulinan barudak kiwari.

Cindekna, saeutik – malah can manggihan deui – aya barudak anu ngucapkeun ‘hong’ dina kaulinan-kaulinan ayeuna.

Méméh réformasi, mangsa nalika kamajuan téknologi jeung informasi can pati mahabu kawas kiwari, kecap ‘hong’ sorangan miboga dua harti. Nu kahiji, hartina kapanggih atawa kanyahoan. Anu kadua, miboga harti lian…

Lalat Menyerbu Perkampungan

Meskipun beberapa wilayah di Kecamatan Lembursitu, seperti; Santiong, Cikundul, dan beberapa kampung lain berada di dekat pegunungan  karena letaknya berdekatan dengan TPA dan beberapa peternakan ayam, perkampungan-perkampungan tersebut sering diserbu oleh banyak lalat.

" Lalat-lalat ini berasal dari beberapa peternakan ayam." Ucap seorang warga di Kelurahan Cikundul.

Penyebab banyaknya lalat di daerah itu disebabkan oleh beberapa peternakan ayam sedang 'panen'.

" Karena ada beberapa peternakan telah 'panen', maka lalat-lalat dari peternakan ayam tersebut menyerbu masuk ke dalam perkampungan."

Pada tahun 2012, pernah diberitakan, lalat hijau pernah menyerbu perkampungan yang memiliki jarak terdekat dengan TPA.

" Kalau lalat dari peternakan ayam biasanya tidak berwarna hijau. Ini lalat biasa, namun karena jumlahnya banyak, ya merepotkan juga." Kata I'ah kepada Sukabumi Discovery.

Hasil pantauan terbaru - kecuali persoalan  lalat -  sudah hamp…

Perdana Menteri Irak - Nouri Al-maliki - Didesak Mengundurkan Diri

Pemberontakan yang dilakukan oleh ISIS di sebelah Utara Irak telah memicu masalah keamanan dan kemanusiaan.

PBB memperkirakan sebanyak 1.2 juta warga Irak harus mengungsi.

Hal tersebut telah mengusik PBB untuk mengeluarkan pernyataan ' Irak sedang menghadapi krisis darurat'.

Amerika Serikat pun bertindak cepat memberikan bantuan kemanusiaan terhadap para pengungsi Irak Kurdi di Kota Dohak.

Diperkirakan, jumlah pengungsi Irak Kurdi berjumlah 150.000 orang.

Negara-negara yang sedang menghadapi krisis keamanan dan kemanusiaan - selain Irak - antara lain; Suriah, Sudan Selatan, Palestina, dan Republik Afrika Selatan.

Sebagai akibat dari ketegangan itu, Perdana Menteri Irak, Nouri Al-maliki diberitakan akan mengundurkan diri.

Presiden Irak telah meminta Haidar Al-abadi, -wakil parlemen Irak- yang akan menggantikan Nouri.

Dia mendapat tekanan untuk memberikan tempat kepada Abadi sebagai penggantinya.

Sukabumi Discovery | NY Times, Al-Jazeera

Riyadlul Jannah Siap Mengaplikasikan Kurtilas

Menghadapi tahun ajaran baru; 2014-2015, Lembaga Pendidikan Riyadlul Jannah, Kelurahan Cikundul menyelenggarakan rapat dewan guru.

Kurikulum tahun 2013 atau Kurtilas harus diimplementasikan dengan melihat tema-tema dan kearifan lokal, kata Hamzah dalam sambutan pembuka di hadapan beberapa guru MTs Riyadlul Jannah.

Waktu efektif pembelajaran yang akan diterapkan di sekolah tersebut adalah hari Senin hingga Jum'at.

" Hari Sabtu akan diisi dengan berbagai ekstra-kulikuler seperti; Pramuka, Broad-casting, Jurnalistik, dan Olahraga." Ucap Hamzah kepada Sukabumi Discovery.

Dengan begitu, jam pelajaran untuk hari Senin sampai Jum'at akan bertambah.

Hal tersebut dilakukan untuk mendekatkan anak didik dengan sekolah, sebab sekolah merupakan tempat tinggal mereka.

Sekolah pun harus bisa memupuk semangat entreupreneur dalam diri siswa. Meski pun bukan sekolah kejuruan, namun alasan bahwa ke depan tantangan akan semakin berat, motivasi kewira-usahaan ini harus dikembangkan di sekolah.

Ngagaru

Loba kecap anu saharti , arék dina Basa Sunda atawa basa séjén. Ceuk élmu basa mah sinonim disebutna. Di lembur, kecap ngawuluku saharti jeung ngagaru.

Sakali mangsa ku urang kudu ditanyakeun ka barudak ayeuna, naon ari ngawuluku atawa ngagaru. Dina sapuluh urang barudak anu bisa ngajawab leuwih ti satengahna ogé geus alus.

Naon sabab? Kecap jeung basa dipangaruhan ku budaya. Dina élmu linguistik mah aya anu ngaranna morfologi kecap. Kecap ngawuluku jeung ngagaru ngawujud kusabab budaya masyarakat anu nyirénkeun kultur agraris.

Béda jeung kecap macul jeung ngagarpuh, barudak ayeuna bakal apal kana harti macul jeung ngagarpuh, sabab kecap macul jeung ngagarpuh mah disurupkeun kana pakakasna anu umum dipaké ku masyarakat mana baé. Ogé dipaké ku sababaraha widang pakasaban; patani, kuli bangunan, jeung tukang gali ogé sok maraké pacul atawa garpuh.

Sok inget nalika keur leutik. Mangsa bérés panén, sawah sok diantep hela kana sabulan lilana. Cicirén bakal aya kabagyaan, Si mamang tuk…

Mengapa Pramuka Menjadi Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib

Kegiatan ekstrakurikuler Praja Muda Karana, atau biasa akrab disebut Pramuka, akan menjadi kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) wajib bagi peserta didik di Sekolah Dasar dan Menengah. Pramuka bukan menjadi mata pelajaran wajib, melainkan tetap menjadi kegiatan ekstrakurikuler. Ada penambahan waktu dalam kurikulum baru dari 26 jam menjadi 30 jam seminggu, karena kewajiban ekstrakulikuler pramuka tersebut. "Pramuka wajib di setiap sekolah, melalui Pramuka NKRI akan terjaga secara utuh. Ada dua hal yang menjadikan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib. “Pertama, dasar legalitasnya jelas. Ada undang-undangnya,”. Undang-undang yang dimaksud adalah UU Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Alasan kedua, Pramuka mengajarkan banyak nilai, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian. “Dari sisi organisasinya juga sudah proven.

Landasan Hukum Dasar Penyelenggaraan Gerakan Pramuka sebagai Landasan Hukum diatur berdasarkan:


Undang-Undang Nomor 12 Tahun…

KPU Kembali Membuka Kotak Suara

Komisi Pemilihan Umum Kota Sukabumi kembali melakukan pembukaan kotak suara sebagai rekomendasi dari KPU Provinsi Jawa Barat berdasarkan hasil sidang PHPU di Mahkamah Konstitusi.

527 kotak suara dibuka pada hari Selasa (12-08-2014) kemarin dengan disaksikan oleh saksi dari dua calon pasangan, panwaslu, dan kepolisian Kota Sukabumi.

Hari Rabu (13-08-2014), berkas-berkas yang digunakan pada penyelenggaraan pemungutan dan penghitungan suara di TPS antara lain; Model A4, Formulir A5, Model AT Khusus (DPKTb), dan Model C7 diperiksa satu persatu.

Hasil pemeriksaan terhadap formulir dan model tersebut akan discan dan difoto-copy selanjutnya dikirim ke KPU Pusat.

Dalam sidang gugatan PHPU di Mahkamah Konstitusi - sesuai dengan risalah sidang -  disebutkan, Mahkamah Konstitusi mempersilahkan kepada KPU di setiap daerah untuk membuka kotak suara melakukan pemeriksaan ulang dokumen-dokumen yang dipinta oleh pihak pemohon.

Sidang gugatan terkait PHPU telah memasuki hari ke-5 dengan agenda pemeriksaan …

Tari Topeng: Makna 8 Macam Topeng

Macam-macam topeng ada delapan berdasarkan kebudayaan tari topeng dari Indramayu yang dipopulerkan oleh Mimi Rasinah, pada masa orde lama hingga puncaknya pada masa orde baru. Tari topeng Indramayu ini merupakan perkembangan dari kebudayaan tari topeng Cirebon yang memiliki lima macam topeng.

Secara semiotika kita bisa mengkaji macam-macam topeng dari beberapa sudut pandang yang bisa diakses oleh indra kita sebagai manusia. Adakah tanda dan lambang kehidupan manusia pada kebudayaan tari topeng ini?

Di dalam semiologi Roland Barthes dan para pengikutnya mengatakan bahwa denotasi adalah makna sebenarnya sesuai kamus. Konotasi adalah makna ganda yang lahir dari pengalaman cultural dan personal. Konotasi yang menetap pada suatu komunitas bisa berakhir menjadi mitos. Ketika kekuatan mayoritas memberi konotasi tertentu kepada suatu hal secara tetap sehingga lama kelamaan menjadi mitos (makna yang membudaya). Karena konotasi adalah makna ganda yang lahir dari pengalaman cultural dan personal…

Warga Kota Sukabumi Sambut Hari Kemerdekaan dengan Sederhana

Warga Cibodas Kelurahan Sudajayahilir menyambut hari kemerdekaan Indonesia dengan cara sederhana.
Siang tadi, masyarakat bahu membahu menghiasi pinggir jalan dengan bendera dan umbul-umbul.
Kesederhanaan penyambutan hari kemerdekaan Indonesia itu terlihat dari kantong-kantong plastik berwarna merah putih dipasang membentang di atas jalan.
" Tahun lalu mah, bendera-bendera kecil yang dipasang. Sekarang, cukup kantong keresek saja dipasang. Yang penting berwarna merah dan putih." Kata salah seorang warga.
Hasil pantauan Sukabumi Discovery, di beberapa daerah, warga Kota Sukabumi telah memperlihatkan antusiasme dalam menyambut hari kemerdekaan ke-69 Indonesia.
Di Kampung Cikundul, para pemuda menjual bendera-bendera kecil kepada pemakai kendaraan untuk menggali dana dalam mengisi peringatan kemerdekaan Indonesia.

Sang Dwi Warna Berkibar di Wilayah Agraris

"Apakah pendatang baru itu membutuhkan tanah demi kekayaan yang terkandung di dalamnya, atau apakah dia hanya ingin mendesak penduduk asli memproduksi surplus pangan dan bahan mentah, sering kali tidak relevan; juga tidak banyak bedanya apakah warga pribumi itu bekerja di bawah supervisi langsung pendatang baru itu ataukah hanya di bawah satu bentuk tekanan tak langsung, karena dalam setiap kasus apa saja, sistem sosial dan budaya penduduk pribumi harus dihancurkan! " (Karl Polanyi, The Great Transformation)

Polanyi berpendapat, kapitalisme baru muncul setelah lahirnya sistem perdagangan bebas di Inggris pada tahun 1830. Kapitalisme ini dilahirkan dari rahim merkantilisme, di mana Negara harus berperan besar dalam penguasaan lahan-lahan pertanian, meningkatkan eksport hasil bumi sebanyak-banyaknya yang diawali dengan tindakan eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya alam secara besar-besaran.

Hal ini dilakukan demi tujuan menambah pendapatan asli suatu daerah atau Negara. Ketika …

Kang Warsa - 2014